Kisah Karantina Paris of the East: Wabah Pes di Malang 1910-1916

Authors

  • Martina Safitry IAIN Surakarta

Abstract

Pada sebuah reportase perjalanan seorang fotografer di Malang menjelang pertengahan tahun 1911,
diceritakan suasana kesunyian di jalan-jalan yang biasanya ramai. Di ujung jalan terdapat sebuah
bendera merah dan papan pengumuman bertuliskan huruf Jawa dan Latin yang berisi larangan untuk
memasuki kampung. Beberapa mantri polisi tampak berjaga di depan jalan masuk desa. Pemukiman
penduduk tampak tak berpenghuni ditinggal pergi untuk karantina atau ditinggal mati pemiliknya. Tak
seberapa jauh dari pemukiman penduduk berdiri sejumlah barak berbentuk lingkaran sebanyak 40
buah. Hari-hari terasa begitu mencekam, penduduk disergap ketakutan akan datangnya penyakit
mematikan yang mengancam kelangsungan hidup mereka (Weekblad voor Indie, 23 April 1911).

Published

2023-12-08