Mehmet Özay, Açe Darüsselam Sultanlığı, (İstanbul: Fatih Sultan Mehmet Vakfı Üniversitesi Yayınları, 2018)
Abstract
Mehmet Özay, sejarawan dan sosiolog Turki dari Universitas Ibn Haldun, Istanbul,
merupakan salah satu akademisi yang mampu melihat bahwa Aceh merupakan wilayah yang
dinamis. Sejak kedatangannya ke Aceh, Özay selalu tertarik dengan sejarah Aceh. Hal ini
dibuktikan dengan karyanya, ditulis dalam bahasa Turki, yang berjudul Açe Darüsselam
Sultanlığı. Buku yang ditulis oleh Özay, menurut pandangan saya, bukan hanya sekedar buku
akademik, tetapi juga refleksi sosio-antropologis yang dialami sendiri oleh penulisnya yang
telah lama mengenal masyarakat Aceh. Diterbitkan oleh Fatih Sultan Mehmet Vakfı
Üniversitesi Yayınları pada 2018, buku setebal 559 halaman ini berisi mengenai sejarah
panjang 400 tahun Kesultanan Aceh Darussalam. Karya ini mirip dengan karya-karya sejarah
imperium lain, seperti Edward Gibbon dengan The History of the Decline and Fall of the Roman
Empire. Özay dengan detail, berdasarkan sumber primer dan sekunder, menulis bangkit dan
runtuhnya Kesultanan Aceh Darussalam. Karya ini juga dapat dikatakan sebagai Sejarah Total
karena Özay tidak fokus pada satu aspek tematik, tetapi mencoba merangkum dan menyusun
partikel-partikel kecil dari sejarah Kesultanan Aceh menjadi satu gambaran yang utuh dari
mulai aspek, politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaannya. Mungkin karya ini dapat juga
dikelompokan sebagai karya “sejarah peradaban”.



